Aku tidak lagi Muda

Aku tidak akan kadaluarsa

Apakah Wanita di dunia ini bisa kadaluarsa?

Aku Tidak akan Kadaluarsa

 

Saat kita, khususnya wanita, mencapai usia layak nikah, sebuah pertanyaan selalu menyertai kita ketika ada acara keluarga dan relative serta acara pesta reunian. “Kapan Nikah?” Buat mereka, kamu yang sudah lulus kuliah, sudah bekerja, apa coba yang ditunggu? Belum lagi, orang tua mana sih yang enggak pengen cepat cepat menggendong cucu.

Awalnya ditanya “Kapan nikah?” sih cuma bikin kita senyum senyum saja. Tapi lama lama kita juga bisa bosan, malas dan juga miris dan rasanya kamu ingin meninggalkan acara dimana mereka berkumpul, atau menyelinap di bawah selimut dan tidur. Eits, jangan terburu buru untuk menyendiri. Kalau memang jodohnya udah ada dan pasti, siapa juga yang enggak mau cepat nikah? Cuma karena emang sekarang jodoh aja belum tahu dimana keberadaannya, jadi jawaban yang paling bijak saat kamu ditanya kapan nikah adalah, “doain ya.”

Apakah Wanita di dunia ini punya masa kadaluarsa?

Menurut kepercayaan orang, khususnya para leluhur di tempatku, mereka berkeyakinan bahwa, wanita, dengan umur 30-40, jika masih tidak laku, atau belum menikah, maka mereka 70% akan tetap lajang.

Aku selalu bertanya tanya, mengapa wanita dan pria berbeda? Pria dengan umur 40, asalkan punya uang, mereka bisa menikah dengan wanita mana saja, namun wanita dengan umur diatas 40, walaupun punya uang, si pria masih berpikir 2-3 kali untuk menikah dengannya.

Akhir akhir ini aku menemukan video yang unik di antara internet, dan terinspirasi olehnya. Video The Expiry Date  ini dibuat dari sudut pandang seorang wanita yang dilahirkan dengan masa kadaluarsa di pergelangan tangannya.

Menikah itu adalah hal yang sakral. Menikah juga bukan tentang siapa cepat dia dapat. Kalau orang bilang, pernikahan itu adalah momen paling bahagia dalam hidup, dan dengan menikah, kebahagiaan hidupmu bisa lengkap. TAPI, kamu jangan banyak banyak percaya dengan semua itu langsung. Banyak sekali orang orang yang setelah menikah malah kehidupannya hancur dan kebahagiaannya selama ini malah terengut olehnya dan ujung ujungnya berakhir pada perceraian.

Kita sebagai wanita, harus menemukan kebahagiaan kita sendiri, menemukan jati diri kita sendiri, dan cinta pada diri kita sendiri. Kebahagiaan itu bisa kita dapatkan dimana saja dan kapan saja. Kebahagiaan itu juga bisa kita dapatkan dari hobi hobi yang kita salurkan atau dengan hal hal kecil yang kita lakukan setiap harinya, seperti membantu orang tua, menemani adik kita bermain, atau dengan memberikan sedekah. Bahkan kamu yang masih sendiri pun masih bisa tetap merasakan kebahagiaan. Jangan terburu buru mencari pasangan dan menikah, jika ujung ujungnya malah kamu yang dikecewakan.

Memang, kita sebagai wanita selalu dihadapkan dengan tekanan dari keluarga untuk cepat cepat menikah. Menikah itu adalah moment paling dinantikan oleh setiap wanita. Jadi pilihlah dengan benar benar pasangan hidupmu, dan please, jangan terus tanya kapan nikah ke orang lain ya!

Previous Post Next Post

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: